WHAT TIME IS IT....?????

Showing posts with label Main. Show all posts
Showing posts with label Main. Show all posts

Monday, January 16, 2012

Awal Yang Baru

It's time to waking up my blog after about a year i have't make it work...

let's start from my last trip to MADURA Island...

it is a good trip but i think some wedge because is't not fully the trip which can make all my friend feel happy..

the second one is my dream to make my "Portal Karya" in my blog from now..nothing to say but i am only will apply all i get from my institute


qoute :
try to respect for the other behavior and attitude and also the other people feeling. but you must know and can choose the one which must responded by you or not. Because anything we do to other people can make good things and bad things. better try to be more respectful of others

Saturday, January 8, 2011

Yang Ngaku IndoNesia harus Uda Nonton yang Satu Ini...

Menceritakan tentang penjajahan pasca kemerdekaan. Tentang perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Ketika itu, ada seorang guru bernama Amir, yang sangat ingin sekali jadi Perwira. Walau mungkin ini hal yang mengherankan,”Sudah enag jadi guru kok malah mau jadi Perwira. Mau cari mati lawan Belanda.” Saking getolnya keinginanya untuk masuk perwira, sampai keadaan istrinya yang sedang hamil pun tidak ia ketahui. Ia berusaha masuk perwira dengan mengikuti tes masuk perwira. Di sana muncul teman-teman lain juga, seperti Marius, Zorono, Tomas,Dayan,dan teman-teman yang lain.
Marius merupakan anag dari keluarga berkecukupan yang entah mengapa ia ingin menjadi tentara. Lain halnya dengan Thomas yang melihat dengan mata kepalanya sendiri seluruh anggota keluarganya dibunuh secara cepat oleh Belanda, maka ia putuskan untuk ke kota dan mendaftar sebagai perwira. Banyak hal yang terjadi selama pelatihan, mulai dari konflik antar individu, hingga arti pertemanan yang mereka temukan bersama yang membuat suasana menjadi sangat menyenangkan.

Namun tiba-tiba ketika mereka sedang bersenang-senang, diluar dugaan tanpa perasiapan apapun, Belanda menyerang. Keadaan yang mulanya menyenangkan berubah menjadi sangat mencekam. Ini menjadi tugas pertama mereka berperang setelah diangkat menjadi perwira dan Zorono Letnan 1 Amir Letnan 2 . tugas mereka kali ini yang harus menentukan apa yang harus mereka lakukan untuk menhadapi serangan mendadak dari Belanda ini. Nanti kalian akan lihat berapa pentingnya arti sebuah perjuangan, pengorbanan, dan teman seperjuangan.

Film ini sangat menggugah jiwa nasionalisme kita. Tentang pemikiran-pemikiran yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Tentang bagaimana mereka menyerahkan segala hidupnya demi negara mereka tercinta. Juga terdapat hal-hal yang patut kita contoh , yaitu tentang kerukunan antar umat beragama begitu terlihat.

Hanya saja, ada beberapa adegan yang tanpilannya sangat cepat sehingga harus mengulangi lagu untuk bisa memahami. Namun secara keseluruhan cerita sangat bagus dan patut untuk ditonton. Alurnya secara umum menggunakan alur walaupun pada bagian pertengahancerita terdapat sekilas pandangan ke masa lalu. Settingnya banyak pada daerah peperangan. 

Bagi seluruh pemuda Indonesia, anda wajib menonton film ini, karena nantinya kalianlah yang bertugas untuk memperjangkan kemajuan negara kita yang tercinta ini agar tetap bisa berdiri tegak di antara yang lain. Jiwa nasionalisme setiap pemuda harus kita bangun mulai dari saat ini agar nantinya apapunyang mereka lakukan adalah untuk bangsa dan negara, bukannya malah menumpuk harta untuk kepentikan individu itu sendiri. 

Sampai kini tujuan pemuda adalah tetap untuk mempertahankan kemerdekaan negara kita. Oleh karena itu, mulai dari saat ini, terapkan nasionalisme yang tinggi pada diri setiap pemuda dan apapun yang dilakukan, yakinkan bahwa semua apa yang anda lakukan adalah untuk negar kita tercinta. Dengan membawa negara kita menuju kebaikan, asemua rakyatnya termasuk kita, akan merasakan dampak baiknya. Sebaliknya jika kita tidak bisa berbuat baik, malah melakukan hal-hal yang tidak baik, maka hasilny pun akan kurang memuaskan. Ok??? HIDUP INDONESIA....!!!!

Apa Salahnya dengan Sinetron??


Ada banyak jenis acara televisi yang ada di setiap Channel. Ada tentang realityShow, berita, kuis, talkShow, kartun, dan juga sinetron. Banyaknya jenis-jenis tersebut membuat kita harus pandai-pandai memilih mana yang baik dan tepat untuk kita tonton. Setiap acara selalu memiliki pangsa penontonnya. Dan di setiap acara yang ditayangkan menganduh hikmah tersendiri. Termasuk juga sinetron.
Banyak yang menganggap acara sinetron itu acara yang gag poenting. Acara yang sama sekali tidak bermutu. Mungkin bagi anak-anak yang menontonnya mungkin tidak banyak yang yang bisa ia dapat ketika menonton sinetron. Mereka mungkin hanya akan terbawa dengan suasana sinetron. Namun tidak bagi orang-orang berusia di atas usia remaja, atau yang bisa dikatakan sudah dewasa. Tanpa disadari, banyak hikmah kehidupan yang bisa dipetik bagi sinetron yang kita tonton.
Ketika melihat Islam KTP misalnya, di setiap harinya kita bisa mendapat banyak petuah yang mungkin tidak kita dapatkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ini bisa kita lakukan untuk introspeksi diri setiap hari. Apakah yang kita lakukan sehari-hari sudah sesuai, terutama untuk yang beragama Islam, apakah sudah sesuai dengan tuntunan yang diajarkan dalam Islam. Kita juga bisa lihat hal-hal buruk apa yang sepatutnya tidak kita lakukan dalam kehidupan kita ini.
Selain itu, Cinta Fitri misalnya, jangan lihat dari masalah betubi-tubi yang datang menerpa mereka, tapi lihat bagaimana kekeluargaan mereka yang dibangun dengan sangat kental. Banyak pelajaran tentang kehidupan yang disajikan yang mungkin bisa kita jadikan pelajaran terutama untuk keluarga-keluarga yang kurang bisa berhubungan baik dengan keluarganya. Mungkin masalah yang disajikan bertubi-tubi tersebut merupakan bentuk sajian masalah yang mungkin terjadi pada kehidupan keluarga salah satu dari kalian. Maka dari sinetron ini menyajikan masalah, beserta solisinya. Selain kehidupan keluarga, juga kehidupan individu itu sendiri, dan hubungannya dnegan tuhan masing-masing.
Banyak sebenarnya pembelajaran yang kita dapat dari menonton sinetron. Tinggal bagaimana kita memilah-milah mana yang patut dicontoh dan mana yang tidak. Selain itu, dilihat dari sudut pandang individu masing-masing, bagaimana ia memandang sebuah kejadian yang ditayangkan di sinetron dan apa pelajaran yang dapat diambil. Seperti yang pernah saya pelajari, bahwa sesepele apapun kejadian yang kita alami atau kita lihat, pandai-pandailah untuk mengambil hikmah dari hal tersebut. Karena barang siapa yang bisa mengambil hikmah di setiap apapun yang dijumpainya, maka dia akan dengan bijak bisa menghadapi kehidupannya.
            Memang tidak semua sinetron baik, tinggal bagaimana kita menyikapi setiap apa yang ditayangkan. Jangan lihat dari luarnya atau sekilas melihat, tapi apa yang bisa kita ambil dari apa yang kita lihat.

Tuesday, January 4, 2011

Apapun Keputusannya, adl yg Terbaik utk Indonesia


Euforia sepak bola di Indonesia sangat lah hebat dan tentunya penuh dengan aura positif. Setelah kemenangan bertubi-tubi yang semakin meningkatkan semangat pemain ke-12 untuk tetap mendukung dengan sepenuh hati tim kebanggannya dalam partai final. Meskipun pada kenyataanya hasil yang diperoleh Indonesia  di akhir tidak begitu memuaskan tapi kebanggan akan garuda di dada tetap membara di diri semua pemain dan suporter. Dan tentunya mereka tidak sabar lagi melihat aksi-aksi tim kebanggan mereka selanjutnya.
Namun ternyata ada saja yang mengganjal salah satu pemain timnas Indonesia untuk terus bermain di Timnas. Secara mengejutkan Persema, salah satu club sepak bola Indonesia memutuskan untuk keluar dari LSI (Liga Super Indonesia). Club yang telah memutuskan untuk tidak lagi menggunakan dana APBD untuk keperluan clubnya ini menyatakan diri bergabung dengan LPI yang merupakan saingan dari LSI. Klub berjuluk Laskar Ken Arok itu ingin menjadi klub profesional dan mandiri yang tidak bergantung pada dana APBD seperti kebanyakan klub-klub LSI. Penggunaan dana APBD dinilai membuat klub jadi tidak profesional karena banyak campur tangan, intrik dan kepentingan. Yang menyebabkan statusnya degradasi. Entah karena masalah dalam tubuh PSSI yang sudah sangat tidak wajar sehingga membuat mereka memutuskan untuk keluar dari segala masalah ini agar mereka tidak lagi berada pada menejemen yang kotor.
Keputusannya untuk keluar dari LSI ini berdampak pada nasib pemainnya, yaitu Irfan Bacdim dan Kim Jeffry Kurniawan. Club yang keluar dari LSI seluruh pemainnya tidak diperkenankan menjadi anggota dari timnas. Ini yang menyebabkan Irfan Bacdim dan Kim Jeffry Kurniawan harus menentukan pilihan yang sulit.  Apakah mereka harus bertahan di Persema dan mengikutinya pindah ke LPI dengan mengubur dalam-dalam impian mereka bermain di timnas yang sebentar lagi akan kembali berjuang dalam SEA Games, atau demi cita-cita mereka untuk bermain di Timnas, mereka rela membayar dua kali lipat dari yang mereka terima dari menejemen Persema jika tetap memutuskan untuk keluar dari Persema.
Pilihan yang sulit memang. Mengapa giliran ada sambutan baik kepada kedua pemain naturalisasi tersebut untuk bermain di Indonesia, ada saja hal yang mengganjal tentang sesuatu yang sangat mengganggu dari luar lapangan yang menyebabkan segalanya berpengaruh bagi kondisi pemain. Menejemen yang “ugly” ini harus segera di perbaiki. Adanya kres antara LPI dengan PSSI ini sangat di sayangkan. Harusnya mereka bisa berpikir lebih global. Semua ini demi negara kita, Indonesia. Apa gunanya ada club yang menampung banyak bakat bocah-bocah Indonesia kalau bukan pada akhirnya berjuang untuk negara kita yang tercinta ini. Hakikatnya ini adalah tugas kita pemuda untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dengan menjunjung setinggi-tinggi nama Indonesia dengan menciptakan banyak prestasi gemilang. Jangan hanya karena ego masing-masing semua jadi kacau. Atau juga jangan kerena urusan materi, menghancurkan segalanya.
Seandainya saja masih ada jiwa nasionalisme pada diri para petinggi sepak bola, pasti mereka akan mengesampingkan masalah yang dapat mengganjal jalan menuju Indonesia lebih baik di tahun yang baru ini. Jalan yang terbaik untuk semua adalah berdamai. Dengan membiarkan mereka tetap di Persema hingga kontrak mereka habis dan mengijinkan mereka untuk tetap membela tanah air di Timnas U-23, maka semua orang pasti akan memberikan apreasiasi pada semua pihak yang berkorban untuk negaranya.
Untuk semua rakyat Indonesia baiknya kita kali ini berdoa untuk jalan yang terbaik bagi semua pihak dan berdoa untuk menyingkirkan pihak-pihak yang mengotori persepakbolaan kita agar para pemian dapat dengan sepenuh hati berjuang membawa persepakbolaan Indonesia menuju tingkan yang lebih tinggi.

Sunday, December 19, 2010

Stresss...........way to Death...!!!!!


Mungkin bagi siswa,mahasiswa ataupun pekerja keras lainnya sering mengalami pusing yang penyebabnya pun bermacam-macam. Namun jangan pernah menganggap sepele keluhan tersebut. Bisa jadi sakit kepala sebelah yang Anda rasakan itu merupakan gejala awal dari sindrom darah kental.

Sindrom darah kental adalah serangkaian gejala yang muncul akibat kekentalan darah berlebihan. Akibat darah terlalu kental, aliran darah ke seluruh tubuh menjadi tidak lancar. Pasokan oksigen ke sel-sel tubuh pun terhambat. Migrain adalah salah satu gejala karena pasokan oksigen ke otak tersendat.

”Di dunia kedokteran, darah kental sebenarnya bukan hal baru, tetapi tidak banyak orang tahu atau waspada dengan darah kental. Padahal, sudah banyak korban stroke atau serangan jantung akibat darah kental,” kata dr Aru W Sudoyo, spesialis hematologi-onkologi (konsultan) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Darah menjadi kental karena kekurangan cairan darah atau trombosit (zat yang berperan dalam pembekuan darah) sehingga mudah lekat satu sama lain. Bila seseorang memiliki kolesterol tinggi atau punya kebiasaan merokok, darah yang sudah kental semakin susah mengalir.

Kolesterol yang menempel di dinding pembuluh darah membuat penampang pembuluh darah menyempit. Adapun asap rokok akan merusak lapisan dinding pembuluh darah bagian dalam (endotel).

Endotel ini turut mengaktifkan sistem pembekuan darah. Apabila endotel rusak, trombosit akan mudah melekat satu sama lain. Hambatan-hambatan dalam pembuluh darah ini dikenal sebagai trombosis.

Trombosis bisa terjadi di seluruh pembuluh darah. Karena itu, dampaknya tergantung dari bagian pembuluh darah yang terhambat. Jika trombosis terjadi di pembuluh otak, akan terjadi stroke. Sementara itu, pada pembuluh jantung akan menyebabkan serangan jantung.

Ini yang harus pembaca perhatikan. Pemicu utama terjadinya kekentala darah adalah stress. Stress menyebabkan kepala serasa sangat berat dan kemungkinan bisa menghambat pergerakan darah. Padahal stress itu bisa dihilangkan dengan sugerti atau keyakinan. Jika anda merasa diri anda tidak tertekan maka itu akan mengurangi ketegangan otak anda. Atau mungkin anda bisa melakukan hal-hal yang dapat menghilangkan stress, seperti main game, jalan-jalan atau hal lain yang menurut anda menyenangkan. Kondisi emosi sangat mempengaruhi pergerakan aliran darah. Jika emosi anda stabil, maka aliran darah anda akan mengalir lancar-lancar saja.

orang yang juga sering mengatakan "Stress aku". Harap berhati-hati dengan ucapannya. Karena ucapan adalah doa.  Jangan biarkan tubuh anda diperbudah oleh stress.

Oleh karena itu, mulai dari sekarang cobalah untuk memenejemen diri untuk selalu menempatkan emosi dalam taraf stabil dan janga lupa untuk rutin berolahraga. Karena pada dasarnya semua yang terjadi pada diri kita asalnya adalah juga dari diri kita dan pemikiran kita sendiri. Jangan lupa untuk selalu mendekatkan diri pada Tuhanmu sesuai agama dan kepercayaan masing-masing agar Beliau selalu mengiringi langkamu dan selalu ada disaat kau sedang membutuhkan pertolongan.

Terima Kasih.

Wednesday, December 15, 2010

SUDAHKAN KAU MEMPERANAKKAN ANAK...????

Setiap orang tua memiliki cara yang berbeda-beda dalam mendidik putra-putrinya. Ada yang menggunakan cara kasar dan keras, ada pula yang dengan lemah lembut dan sangat sadar dalam menghadapi anaknya. Semua cara yang dilakukan pada dasarnya memiliki tujuan yang sama. Yaitu, ingin anaknya tumbuh menjadi anak yang berperilaku baik, sopan, dan kelak dapat menjadi orang yang sukses. Namun kadangkala cara yang diterapkan tidak diterima dengan baik oleh anak. Dan tidak semua anak bisa mengerti keadaan dan keinginan orang tua yang semata-mata ingin anaknya kelak menjadi seorang yang berhasil. Sehingga mereka melakukan hal-hal yang menyimpang jauh dari harapan orang tua.
Orang tua yang mendidik anaknya dengan cara yang kasar memang tidaklah salah. Tujuannya agar anak lebih disiplin dan teliti serta mendorongnya untuk mempu memperbaiki diri dari kesalahan. Namun sebagian anak menganggapnya bahwa orang tua mereka tidak lagi menyayanginya, merasa orang tua selalu benar dan anak selalu salah, dan merasa bahwa orang tua tidak bisa mengerti keadaannya. Padahal orang tua mereka tidak bermaksud untuk menyombongkan diri dan merasa dirinya selalu benar. Hanya saja mereka tidak ingin anaknya melakukan kesalahan yang dapat merugikan dirinya kelak.
Sama halnya dengan orang tua yang mendidik anaknya dengan sangat halus, lembut, dan sabar. Mereka ingin agar anakknya dapat tumbuh dengan baik, tidak kekurangan suatu apapun, dan ingin anaknya hidup bahagia. Namun cara ini dapt membuat anak menjadi pribadi yang manja dan pemalas, apapun yang dinginkannya harus dituruti sehingga ia menghalalkan segala cara demi mendapatkan apa yang ia inginkan, dan akan terus bergantung pada orang tua.


Selain kedua cara tersebut, ada cara mendidik anak yang sering diterapkan dan sangat berdampak buruk bagi anak, yaitu orang tua yang cuek pada anak. Anak dibiarkan menjalani sendiri hidupnya. Biasanya ini diterapkan oleh orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga lupa untuk mengasuh anaknya dengan baik. Anak hanya diberi materi dan dibiarkan berkembang sendiri. Anak yang diasuh dengan metode seperti ini akan menjadi anak yang kurang perhatian, merasa tidak berarti, rendah diri, nakal, memiliki kemampuan sosialisasi yanmg buruk, kontrol diri buruk, salah bergaul, dan kurang menghargai orang lain. Sehingga ia mudah terjerumus ke hal-hal yang tidak baik.
Salah satu pola yang baik dalam mengasuh anak adalah pola otoratif. Yaitu pola pengasuhan anak yang memberikan kebebasan pada anak untuk berkreasi dan mengeksplorasi berbagai hal sesuai dengan kemampuan anak dengan sensor batasan dan pengawasan baik dari orang tua. Dengan begini anak akan hidup ceria, menyenangkan, kreatif, cerdas, percaya diri, terbuka pada orang tua, tidak mudah stres dan depresi, berprestasi baik, serta disukai lingkungan dan masyarakat.
Oleh karena itu, orang tua harus pandai-pandai memilih cara yang tepat untuk mendidik anaknya. Ayah dan ibu harus kompak dan jangan plin-plan dalam memilih pola asuh yang diterapkan pada anaknya agar anak tidak bingung. Menyesuaikan pola asuh pada kondisi, situasi, kemampuan, dan kebutuhan anak sangat penting. Jangan mendidik dengan biaya yang tidak mampu dipenuhi orang tua. Usahakan mudah paham dengan apa yang orang tua inginkan tanpa merasa ada paksaan namun atas dasar kesadaran diri. Orang tua harus memberikan contoh yang baik pada anaknya.
Diperlukan pula komunikasi secara terbuka dan menyenangkan dengan batasan-batasan tertentu agar anak terbiasa terbuka pada orang tua ketika ada hal yang ingin disampaikan atau ada hal yang mengganggu pikiran. Serta orang tua baiknya gunakan ungksapan yang baik yang mampu menyadarkan anak tanpt menyinggung perasaannya sehingga anak tidak akan berpikiran negatif pada orang tuanya.

Yang paling penting adalah penanaman sejak dini moral dan agama pada anak agar kedepan dapat menjadi orang yang saleh dan memiliki sikap serta perilaku yang baik. Anak yang saleh akan selalu mendoakan orang tua yang telah melahirkan dan membesarkannya hingga orangatuanya meninggal pun akan tetap ia doakan. Serta anak yang memiliki moral yang baik akan diterima baik pula oleh masyarakat. Anak dengan sendirinya akan akan merasa senang dan akan menjalani hidupnya dengan bahagia. Maka harapan orang tua untuk menyenangkan hidup anaknya serta menjadikan anaknya menjadi orang yang baik dapat terpenuhi serta timbal baliknya dari anaknya akan dirasankan pula oleh orang tua. Dengan begitu hidup akan dapat berjalan dengan baik.