WHAT TIME IS IT....?????

Showing posts with label KI. Show all posts
Showing posts with label KI. Show all posts

Saturday, January 8, 2011

Aik-Aik Captain


Hihii....Permainan ini sering di terapkan pada gerakan pramuka dan Org. PMR. Permainan yang menurut saya sudah tidak asing lagi. Biasanya saya menyebutnya sebagai permainan kapal pecah.  Tentang bagaimana semua awak kapal bisa membawa anak buahnya menyebrangi laut dengan 6 buah tapak. Bedanya dengan permainan yang pernah saya mainkan, adalah jumlah pemainnya. Dalam kelompok yang ada, banyak pemain yang bermain dalam satu tim dan jalur penyebrangannya sangat jauh. Siapa yang paling cepat ia yang menang.
a.       Kerjasama
Tetap pada permainan berkelompok maka kerjasama sangat diperlukan. Apalagi kita sedang dalam keadaan seperti menyelamatkan diri dari bencana. Maka antara satu sama lain harus bekerja sama agar semua awak bisa pindah dengan selamat.
b.      Strategi
Ini kunci dari permainan yang kita lakukan ini, yaitu strategi. Kita butuh strategi bagaimana caranya semua awak bisa selamat hanya dengan 6 tapak dalam waktu yang singkat.  Jika salah strategi bukannya selamat malah akan jatuh. Strategi dibutuhkan dalam memecahkan suatu masalah yang dikerjakan dalam sebuah tim. Maka dari itu dibutuhkan strategi yang matang. Strategi yang matang bisa dibentuk jika kita bekerja sama. Dalam kerja tim banyak ide dan pemikiran yang bisa terkumpul untuk mewujudkan hasi yang  lebih baik.
c.       Kesabaran
Seperti pada permainan sebelumnya, sabar adalah kunci untuk kita agar tetap tenang dan fokus. Apapun yng terjadi kita harus tetap tenang atau mungkin dengan berdoa. Dalam menghadapi permasalahan apapun nantinya, kita butuh kesabaran untuk memperoleh hasil yang maksimal.
d.      Saling support
Inilah dopping paling ampuh yang sudah dibuktikan oleh banyak orang. Saling support atau saling memberi semangat antar teman terutama teman se-tim. Ketika giliran teman kita yang berusaha sekuat tenaga untuk bisa menyelesaikan permainan kita bertugas untuk menyemangatinya agar ia semangat untuk dapat menyelesaikannya dengan baik. Ini juga sudah dibuktikan oleh tim nas Indonesia. Selama perjalannya, hanya sekali kalah karena pemain ke-12 mereka kurang cukup mendukung mereka namun ketika lautan merah siap menyemangati mereka, tak satupun kemenangan diraih lawan.
e.       Semangat
Selain dari semangat yang diberikan teman-teman kita, dari diri kita sendiri harus muncul semangat untuk menyelesaikan permainan dengan baik. Dengan semagat maka pekerjaan yang kita lakukan akan terasa menyenangkan sehingga mudah terselesaikan. Semangat bisa dimunculkan dari dorongan orang lain atau dari dalam diri sendiri.  Namun tidak hanya dengan semangat kita bisa berhasil, namun juga diiringi dengan usaha. Semangat seseorang bisa dijadikan inspirasi oleh orang lain untuk semangat seperti apa yang kita lakukan.
f.        Kepemimpinan
Seperti sebelumnya, bahwa pemimpin sangat dibutuhkan dalam kerja tim.  Dalam permainan ini pun demikian. Pemimpin diperlukan untuk memimpin diskusi penyusunan strategi serta menentukan alur yang harus kita lalui untuk bisa menyelesaikan permainan ini dengan baik. Jika tidak ada yang berlaku sebagai pemimpin maka diskusi akan tidak terarah dan akan memakan waktu yang banyak sehingga tertinggal dari kelompok yang lain. Oleh karena itu, peram pemimpin sangat penting.
g.      Kompak
Intinya, ketika kerja dalam bentuk tim, kita harus kompak. Selain agar nilainya baik, juga agar terbentuk kesatuan antar anggota tim sehingga apa yang dilakukan dan apa yangterjadi, semua anggota tetap kompak.
“Tetap Semangat.....!!!! Raih Mimpi Tak Bertepi.”

Friday, January 7, 2011

Mendengar dan Berbicara

Ada beberapa permainan tentang berbicara dan mendengar. Permainan dilakukan secara berpasangan. Pembicara berbicara tentang topic apapun dan pendengar hanya boleh mendengar tanpa boleh memberikan tanggapan atau ekspresi apapun, hanya boleh senyum. Permainan ini terdirt dari 2 jenis, pertama boleh berbicara topic apapun tanpa syarat. Namun yang selanjutnya diminta bercerita tentang apapun, namun tidak boleh menggunakan kata “aku”. Ada sisi menyenangkannya dan juga yang tidak menyenangkan kertika kita berperan sebagai pembicara maupun pendengar. Jika kita menjadi menjadi pembicara, bagi orang yang butuh teman sharing, maka akan sangat baik jika ia mau menceritakannya pada orang lain yang dipercayanya. Dengan bercerita pada orang lain, setidaknya beban bisa sedikit banyak bisa berkurang. Namun akan menjadi kurang baik jika ketika kita sedang berbicara, lawan bicara kita tidak memberikan respon apapun. Serasa kita berbicara pada benda mati. Namun, ada beberapa orang yang hanya minta apa yang ia ceritakan didengarkan saja tanpa harus diberi tanggapan. Ia hanya butuh seseorang mendengarkannya, paling tidak, itu sedikit banyak setidaknya dapat meringankan beban. Sedangkan untuk pendengarnya, kebaikannya adalah ia dilatih kesabarannya untuk terlebih dahulu mempersilahkan orang lain berbicara. Dilatih untuk tidak menyela pembicaraan orang lain. Selain itu, ketika kita menjadi pendengar, kita dilatih untuk bisa menjadi pendengar yang baik.
Komunikasi yang terjadi antar dua orang atau lebih seharusnya terdapat interaksi antara satu dengan yang lain. Ketika pembicara menyampaikan suatu cerita kepada pendengar akan terasa menyenangkan jika pendengar memberikan timbal balik maupun respon. Ini memberikan tanda bagi pembicara bahwa pendengar mengerti apa yang sedang dibicarakan.

Permainan selajutnya membuat origami dengan instruksi salah satu teman kita tanpa melihat si pemberi instruksi hanya mendengarkan. Awalnya kita masih bisa melihat kertas yang kita gunakan untuk membuat origami. Dengan membelakangi intruktor kita mencoba memahami apa yang diinstruksikan. Ini melatih ketajaman pendengaran kita, juga melatih otak kita untuk tanggap dalam menagkap instruksi yang hanya dapat diterima oleh indera pendengaran. Lalu menerapkannya pada kertas yang kita bawa. Setelah setengah perjalanan, mata kita ditutup. Dengan tetap berkonsentrasi kita harus dapat menyelesaikan bentuk origami tersebut dengan tetap mendengarka instruksi. Dengan mata tertutup tentu koordinasi otak kita akan terbagi dengan gerakan otot mata untuk mempertahankannya tetap pada posisi tertutup. Di sini juga dilatih kejujuran kita untuk tetap menutup mata dan menjalanan instruksi sebisanya. Karena jika kita merasa kebingungan bisa bertanya pada teman kita yang memberikan instruksi. Kita harus percaya pada teman kita bahwa kita mampu menyelesaikan permainan ini dengan baik. Tanpa mengalihkan kosentrasi kita terhadap instruksi dari teman kita, origami terselesaikan dengan baik. Selain karena faktor konsentrasi, teman yang memberikan instruksi juga sangat berpengaruh. Jika dia sabar dan telaten menghadapi teman-temannya yang berusaha untuk mengerti apa yang ia instruksikan maka pembuatan origaminya akan selesai dengan cepat.juga diperlukan artikulasi yang jelas agar teman-teman yang mendengarkan tidak kebingungan. Ini melatih krjasama dan kekompakan tim kita untuk dapat menyelesaikan tantangan dengan baik. Karena ada juga kelompok lain yang menyerah karena tak sanggup menyelesaikannya. Kita harus tetap berusaha dan yakinkan pada diri kita bahwa kita bisa. Karena ketika keberhasilan itu datang, akan muncul kebanggaan tersendiri dalam diri kita.

Wednesday, January 5, 2011

Tentang Pemimpin


Minggu-minggu jelang minggu akhir kuliah yang telah ditunggu-tunggu sambil terus lembur mengerjakan Final Project. Tetap ada hal yang membuat kita kembali ceria adalah dengan pembelajaran KI yang sangat efektif digunakan untuk mencerahkan pikiran sejenak. Minggu ini kita banyak bermain tentang gerak.
·         Pertama tentang Aku dan Cerminku

Ketika kita menjadi cermin, terlihat bahwa menirukan orang tidak semudah yang dibayangkan. Dibutuhkan konsentrasi tinggi atas kesingkronan visual dan kinetik. Ini membuktikan tidak mudah kita dapat meniru orang lain. Mungkin kita pernah berpikir untuk meniru orang lain dilihat dari kesuksesaannya sehingga kita berpikir cara yang paling benar adalah meniru semua gerak geriknya. Padahal ketika kamu meniru, kamu tidak akan pernah sama dengan dia yang kamu tiru. Pasti ada perbedaan yang tidak bisa untuk disamakan.
Untuk itu, kita tetap harus menemukan sendiri jalan untuk menuju kita yang lebih baik.
Cermin kita yaitu orang lain, kita gunakan untuk introspeksi diri menuju yang lebih baik.
Contoh apa yang dirasa baik pada diri orang lain untuk kemajuan diri kita, untuk memperbaiki diri.
Ketika kita menjadi diri kita sendiri yang bercermin, maka ketika kita melihat cernim kita ada kekurangan, maka ada yang harus diperbaiki dalam diri kita.
Butuh pengertian datu sama lain dalam memainkan permainan ini.
Hal yang tidak kalah penting keinginan untuk mencoba. Karena dengan mencoba kita dapat merasakan dan membedakan mana yang dirasa sesuai mana yang tidak.
Ketika kita memutuskan untuk mecoba maka disaat itu pula kita harus yakin dan siap untuk berhasil. Dan ketika itu pula kita harus yakin bahwa apapun yang terjadi harus diterima dengan baik sekalipun itu sebuah kegagalan.
Dan ketika kegagalan sudah kita dapat, gunakan itu untuk memacu kita lebih baik lagi.

·         Kedua tentang bermain peran

Beberapa dari kita diminta bermain peran secara dadakan untuk menyampaikan pesan dari suatu cerita agar tersapaikan dengan baik sesuai dengan maksud dan tujuannya.
Ketika kesempatan untuk melatih kemampuan dan kreativitas datang, maka sambut dengan baik ambilah untuk pembelajaran bagi kita.
Percaya diri sangat dibutuhkan dalam memaikan peran. Jangan takut untuk melakukan sesuatu yang baik karena rasa takut yang sesungguhnya muncul ketika kita mau melakukan sesuatu yang salah.
Apapun tugas yang diberikan pada kita ataupun yang kita ambil dengan sendirinya, harus kita laksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh, agar hasilnya dapat memuaskan diri kita maupun orang lain yang ikut melihat dan merasakannya.

1. Raja dan Ketiga Pangerannya
  Cerita pertama ini memberikan pelajaran pada kita bahwa :
Seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan. Tentang apa saja yang akan dia lakukan kedepan telah tercetak dalam pikirannya dan siap untuk dilaksanakan.
Selain itu, seorang pemimpin yang baik harus memikirkan tentang bagaimana ia dapat mensejahteraan apapun yang dipimpinnya, baik itu manusia atau makhluk hidup lainnya, atau bahkan makhluk tidak hidup sekalipun.
Seseorang yang adil dan bijaksana adalah orang yang mampu membagi apa yang ia miliki pada orang lain sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan serta haknya.
Pemimpin yang baik adalah ketika ia mengambil keputusan sebelumnya telah dipikirkan terlebih dahulu dan sesuai dengan kelayakan penerimanya.
Ketika dalam persaingan kita memang belum mendapatkan kesempatan untuk menang, maka janganlah berkecil hati. Tetaplah berbesar hati menerimanya. Mungkin di tempat laina ada yang telah mempersiapkan untuk keberhasilan kita. Dan perbaiki apa yang kurang dari kita.
2. Petani dan Supir Truk
Dalam cerita inikita dapat mengetahui bahwa sangat pentingnya ilmu pengetahuan bagi kita. Karena secara tidak langsung, orang yang berilmu selalu berpikir apa yang akan dilakukannya.
Selain itu, orang berilmu akan berpikir tentang apa yang harus ia lakukan untuk meringankan beban yang pikul.
Seorang pemimpin harus dengan jelas menyampaikan apa yang ingin disampaikan pada yang ia pimpin agar orang yang dipimpinya mampu melaksanakan apa yang diperintahkan dengan baik dan tepat.
Seseorang berilmu akan berpikir dan mengolah apa yang diperintahkan kepadanya sebelum melakukannya. Pasti akan ia pikirkan baik buruknya sebelum melakukan sesuatu.
Jangan cenderung menerima mentah-mentah apapun yang disampaikan pada kita. Pikirkan dulu apa maksud dan tujuannya. Bila dirasa ada yang perlu ditanyakan, maka tanyakanlah, agar nantinya di akhir tidak ada kesalahan akibat salah pemahaman.
·       Yang terakhir tentang Pemimpin Besar

Pemimpin yang besar selalu bisa sabar menghadapi pasukannya. Baik menghadapi pasukannya yang menyimpang maupun yang kurang mampu.
Pemimpin yang besar bisa dengan sabar membimbing anak buahnya untuk meraih suatu keberhasilan. Ia akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk membimbing anak buahnya yang sedang berusaha untuk mencapai keberhasilan bagi semuanya.
Dan yang pasti ia akan memberikan arahan sejelas-jelasnya untuk menunjang kinerja anak buahnya untuk meminimalisir kesalahan.
Pemimpin yang besar tidak pernah menyalahkan anak buahnya seenaknya sebelum mengetahui akar permasalahanya.
Ia akan selalu percaya pada anak buahnya. Ia punya keyakinan yang besar bahwa pasukan yang ia bawa bisa membawanya menuju keberhasilan.
Dan ketika seorang atau beberapa anak buahnya membutuhkan bimbingnnya untuk menjadi lebih baik, maka dengan senang hati pemimpin yang besar yang membimbingnya untuk menjadikannya lebih baik.

Wednesday, December 29, 2010

Antara Setuju dan Tidak

Dalam permainan ini pertama kita diminta menyampaikan pendapat terhadap suatu pernyataan dengan menggunakan “Ya Tapi”. Ini menyatakan kita menyangkal pernyatan yang disampaikan. Namun kemudian kita berpendapat menggunakan kata “Ya Dan” yang menyatakan kita setuju terhadap pendapat yang disampaikan.
1. Berusaha mempertahankan pendapat
Dalam permaina ini kita memberikan pendapat atas suatu pernyataan. Ketika kita menggunakan kata “Ya Dan” kita membatu meyakinkan pertanyaan yang dibuat dengan kata tersebut. Ini menunjukkan kita sepakat dengan teman lawan bicara kita. Maka dengan begitu kita akn lebih mudah mempertahankan pendapat tersebut. Namun, ketika kita menggunakan kata “Ya Tetapi”, pendapat yang kita lontarkan berbeda dengan teman lawan bicara kita. Ini yang kadang kita merasa kesulitan untuk menemukan kata-kata yang cocok untuk mempertahakan pendapat kita dan agar bisa meyakinkan orang lain tentang pendapat kita. Maka dari itu, kita di sini untuk melatihnya.
2. Berpikir kreatif
Dalam permainan ini kita diiminta untuk memberikan ide-ide yang mendukung ataupun melawan suatu pernyatan. Di sini kita dilatih berpikir kreatif mencari ide-ide pendukung atau ide-ide penyangkal suatu pernyataan. Inilah nantinya yang akan semakin melatih kita berpikir kreatif mencari-cari ide. Dengan begitu, ketika suatu saan kita diminta memberikan ide atau penyangkalan kita dengan cepat bisa memikirkan pernyataan yang tepat.
3. Melatih keaktifan berpikir
Permainan ini membuat kita untuk mengaktifkan otak untuk berpikir lebih aktif. Ini juga baik agar saraf pada otak tidak mati.
4. Adaptasi
Dalam permainan terakhir yang dibagi menjadi 2 kubu untuk mendiskusikan suatu topik. Kubu satu pro dan lainya kontra. Adaptasi dibutuhkan bagi peserta yang seharusnya memiliki pendapat pro namun dia terbagi dalam grup kontra. Maka ia harus beradaptasi dengan keadaan yang ada. Agar diskusi dapat berjalan dengan baik, setiap anggota harus aktif mmeberikan pendapatannya walaupun tidak sesuai dengan pendapat pribadiny namun dalam permainan kita harus beradaptasi.
5. Belajar memberikan dukungan
Jika kita menggunakan “ya dan” maka kita dilatih untuk menyatakan pernyataan kita setuju pada suatu pernyataan. Jangan kita hanya diam saja jika setuju, tapi juga memberikan pernyataan-pernyataan yang mampu menguatkan suatu pendapat tersebut. Agar diskusi dapat hidup.
6. Belajar menyangkal pendapat
Jika dirasa pernyatan yang diampaikan dirasa tidak sesuai dengan pendapat kita maka kita harus bisa nenyampikan ketidaksetujuan kita dengan pernyataan tersebut dengan menggunakan “ya tapi”. Dengan kita belajar mengeluarkan pendpat untuk menyangkal maka ketika nantinya ada pernyataan yang tidk sesuai kita bisa menyangkalnya dengan bahasa yang baik tanpa menyinggung si pemberi pernyataan.

Sunday, December 19, 2010

Your time Your Life.....

Masuk ke minggu-minggu krusial dalam perkuliahan, minggu di mana banyak sekali pekerjaan yang harus di lakukan serta mulai timbul hal-hal tidak singkron dalam apa yang kita inginkan. Di minggu sebelumnya telah diajarkan tentang apa dan bagaimana stress itu. Kali ini kita akan belajar mengenai bagimana kita dalam memenejemen waktu. Tentang bagaimana kita menggunakan waktu yang kita punya untuk hal-hal yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
Pasir Waktu

Ini adalah permainan yang menguras pikiran kita dalam memecahkan suatu masalah. Keputusan yang diambil harusalah sesuai hasil pemikiran yang sudah matang dan disetujui oleh semua anggota kelompok. Antara semua beras dan bola harus semua masuk ke dalam gelas. Ini merupakna suatu contoh perumpaan tentang kegiatan yang kita anggap itu penting dan tidak dalam kehidupan kita sehari-hari.
1. Kreatifitas
Ini dibutuhkan untuk menemukan carayang tepat untuk dapat memasukkan 3 bola pingpong beserta beras dalam suatu gelas kosong. Bola pingpong menggambarikan tetang kegiatan utama yang kita hadapi sehari-hari dan beras merupakan kegiatan sampingan kita. Kita harus kreatif dalam mengaturnya agar semua dapat berjalan dengan baik.
2. Kekompakan
Ini akan terlihat dari bagaimana pemimpin dapat menyatukan pendapat dari temn-temannya untuk menentukan jalan yang paling tepat untuk membuat seluruh bola pingpong masuk dan beras juga bisa masuk
3. Keterbukaan
ini ditunjukkan loleh antara satu anggota yerbuka dala mengemukakan mendapatnya untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi bersama. Jangan langsung dikerjakan sendiri tanpa berdiskusi dulu tentang bagaimana baiknya pada anggota kelompok yang lain.
4. Kecerdikan
Dalam melalui permainan ini dibutuhkan kecerdikan dari peserta untuk memecahkan masalah yang sedan dihadapi bersama.

Daftar Kegiatanku
Antara kegiatan yang penting dan mendesak, penting namun tidak mendesak, tidak penting namun mendesak, maupun kegiatan yang tidak penting dan tidak mendesak kita harus tahua agar kita dapat melaksanakannya sesuai dengan tingkat kepentingannya. Dengan mengtahui semua itu, maka itu kan mempermudah kita untuk :
1. Memenejemen diri
Memenejemen diri untuk lebih bisa mengatur kegiatan yang dilakukan, agar setiap waktu yang dimilikinya digunakan dengan baik.
2. Memilah-milah kegiatan
Dalam melakukan kegiatan tentang mana yang lebih diprioritaskan dan mana yang mungkin bisa ditunda.

Melodi Mesin Waktu
Ini part dalam pembelajaran kali ini yang bertujuan untuk menekankan pada kita tentang segala kewajiban yang kita lakukan. Hal-hal yang sampai saat inimenjadi tanggungjawab kita yang mungkin kadan masih terbengkalai. Selain itu, mengingatkan pada kita tentang peran orang tersdekat kita seperti orang tua, guru, teman-teman kita yang dulu dan orang lain yang berperan dalam membangun diri kita menjadi pribadi yang lebih baik.
1. Mengingatkan tentang betapa berartinya hidup kita
2. Mengingatkan tentang peran orang lain pada hidup kita
3. Apa yang kita akan lakuka di sisa waktu yang kita miliki

“So use your time for doing good for anything.”

Hanya Ada di Sini, TAk ADa Di Jurusan Lain....


Minggu pertama masuk dan di hari pertama masuk mata kuliah KI atau Keterampilan Intrapersonal. Sama sekali belum mendapat bayangan tentang bagaimana mata kuliah ini sebenarnya. Tapi dilihat dari namanya, ini merupakan pelajaran untuk mengembangkan potensi diri. Hari pertama kelas outdoor bersama bapak ketua jurusan tercinta. Kira-kira apa yang akan anda pikirkan ketika kelas dimulai dengan kegitaan outdoor ? Menurut saya, positif thinking saja, kita akan bersenang-senang dan pasti kegitannya akan seru. Biasanya ketika kegiatn outdoor kita tidak hanya refreshing namun secara langsung maupun tidak langsung kita akan mendapatkan banyak pelajaran berharga. Berbeda dengan kelas indoor, di kelas outdoor tidak akan ditemui mahasiswa yang tidur, yang ngobrol sendiri, yang menggambari catatannya, ataupun yang melamun. Semua memperhatikan dengan baik karena penasaran tentang kegiatan apa yang akan dilakukan. Dan pasti ujung-ujungnya akan menyenangkan. 

Kuliah kali ini outdoor gabungan kelas A dan B. Excellent! Petama kita dibariskan di halaman depan panggung SI. Oh ya, panggung ini yang nantinya akan menjadi tempat menyalurkan kreatifitas mahasiswa. Bukan tempat yang perlu ditakuti, namun tempat unjuk gigi yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melatih keberaniannya kita tampil di depan banyak orang, karena nantinya kita akan akan berhadapan dengan banyak orang.
Selanjutnya semua peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok. Pembagian adalah pemainan yang pertama. Masing-masing peserta diberikan satu ketas bertuliskan nama hewan. Kemudian setiap peserta harus mencari teman yang termasuk dalam kelompok hewan yang sama dengan cara menirukan suara dan gaya hewan sesuai dengan kertas yang telah dibagikan. Tidak boleh ada suara lain seperti memanggil nama, hanya boleh dengan menggunakan suara hewan. Aku mendapatkan hewan kucing, hewan yang tidak terlalu sulit ditirukan daripada ular. Tidak ada ruginya kita melakukan kegiatan ini karena kegiatan ini melatih kita untuk bisa berperan sebagai apapun dan juga memotivasi kita untuk berusaha keras untuk mememukan teman kita. Juga dibuat seperti ini agar kita tidak hanya berkumpul dengan teman sesama sekolah atau sedaerah, tapi bisa berbaur dengan teman-teman yang lain. Juga dapat menambah banyak teman.
Kemudian, setelah berkumpul dengan teman-teman sekelompok, dilakukan perkenalan dan pengakraban dengan teman sekelompok dengan metode permainan bola yang dipimpin oleh dua kakak pendamping, Kak Ninda dan Kak Indro. Dalam permainan ini kita bisa lebih mengenal teman kelompok satu sama lain karena kita masih akan bekerjasama dengan mereka dalam beberapa minggu ke depan. Selain itu, kita juga dapat menambah teman, seakin banyak teman maka semakin baik. Kita juga dibiasakan untuk berterima kasih pada orang lain ketika diberi sesuatu. Manfaat lain, adalah kita dilatih untuk bisa memperkenalkan diri pada orang banyak. Bagi yang memberi bola, dia harus memberikannya dengan benar dan ikhlas agar teman yang kita beri tidak merasa kesulitan untuk menerimanya. Untuk penerima bola, kita juga harus berusaha mendapatkannya dan mengucapkan terima kasih untuk menghargai pemberian orang lain. Ini juga melatih keberanian kita berbicara pada orang lain. Dan jangan lupa pula bahwa senyum penting untuk mencerahkan suasana.

SaatnyA unTuk sADAr...!!!! (Lho Lha BiasaNE?????)

Inilah yang menjadikan diriku semakin yakin bahwa jurusan yang ku jejaki saat ini adalah jurusan yang mampu membawaku untuk mngenal hal-hal baru dan membuatku menyadari hal-hal yang sebelumnya tak pernah tersadari olehku.

Ini membuatku ingin kembali lagi dan mejelajahi tempat lain yang serupa. Dan ketika aku datang nanti, aku ingin bisa membawa sesuatu yang mampu membuat mereka tersenyum dengan bahagianya dari hati. Dan ketika aku keluar dari sana, aku ingin bisa meninggalkan sesuatu yang berguna bagi mereka.

Minggu ini, saatnya untuk praktikum KI out Campus. Jalan – jalan ke tempat yang akan mampu memberikan pelajaran yang bermakna bagi yang mengikutinya. Walaupun hujan menyambut perjalanan kita. Tapi tak ada yang gentar, dan semua tetap bersemangat untuk pergi.

Tempat itu bernama LiponSos. Suatu lembaga sosial yang menampung orang-orang yang kurang beruntung dari kita. Mereka dari kalangan orang-orang yang berkeliaran di jalanan tanpa tahu arah dan tujuan atau yang biasa mendapat julukan Gelandangan. Di tempai ini mereka diajarkan untuk menggunakan segala kemampuan mereka untuk hal yang lebih baik. Seperti mereka diajarkan untuk bercocok tanam, diajarkan untuk menylam, mencuci, dan keterampilan-keterampilan lain. Yang nantinya diharapkan ketika mereka keluar adalah agar mampu berguna bagi masyarakat.

Pembelajaran kita kali ini mengenai permainan lempar bola dan cerita pengalaman. Yang berbeda dari sebelumnya yang pernah kita mainkan adalah kali ini anggota tiap kelompok bertambah, yaitu ditambah dengan penghuni Liponsos. Permainan lempar bola berfungsi untuk mengenal satu sama lain, dari teman-teman sendiri juga teman-teman dari Liponsos.

Mereka yang tidak seberuntung kita harus kita bantu. Itulah gunanya kita diberi kesempatan oleh Tuhan untuk mengenyam pendidikan dan diberi kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat seperti LiponSos ini untuk membagi ilmu yang kita dapatkan selama ini.

Dulu ketika kita pertama kali bermain permainan ini, kitalah yang membangun keakraban antar anggota kelompok dibantuk oleh kakak Fasilitator. Ini juga serupa, namun bedanya, kitalah yang harus lebih mengakrabkan diri kepada mereka agar mereka merasa dihargai keberadaannya. Dan juga jangan merasa kita lebih tinggi dari mereka. Kita semua sama.

Ketika telah dibimbing dan disaat mereka mampu mengungkapkannya dengan baik apa yang telah diajarkan maka kita patut memberikan apresiasi atas keberhasilan mereka.

Tuhan akan sangat bahagia ketika kita sebagai manusia bisa membatu orang lain ditengah-tengah kesibukan dunia yang menggandoli kita. Karena sesungguhnya kita hidup bukan hanya untuk diri kita sendiri tapi juga untuk orang lain.

Permainan selanjutnya mengenai menceritakan tentang dirinya. Dari kelompok yang saya tempati dengan teman baru sesosok bapak muda yang masih suka malu-malu. Namun atas pancingan cari teman-teman bapaknya mau berusaha untuk benbicara. Walau di awal ia selalu berkata, “Ndak bisa cerita saya”, tapi akhirnya bisa juga ia bercerita yang mungkin kita tidak pernah tahu sebelumnya. Bisa mengenai apa saja yang dilakukannya di LiponSos dan keadaannnya sebelummasuk ke tempat ini. Katanya,”Saya lagi jalan-jalan di pinggiran Kenjeran, trus tiba-tiba ditangkap Satpol PP dan dibawa ke sini. Di sini enag. Biasanya saya di sini nyuci motor. Hobi saya main bola. ”

Di sini kita memotivasi mereka untuk bisa bermain dengan baik. Ketika mereka berkata,”Saya Ndak bisa cerita”. Maka motivasilah dia untuk bisa melakukannya. Dan alhasil, akhirnya di bisa cerita juga. Dan nantinya anda juga terapkan untuk bisa memotivasi teman lain ketika mereka sedang tidak bersemangat
1. Berusahalah untuk beradaptasi dalam kondisi apapun
2. Bersyukurlah atas apa yang kita punya

Ketika kita melihat sisi lain di dunia ini dibawah dari apa yang kita miliki sekarang, maka kita patut bersyukur sebesar-besarnya pada Tuhan YME yang masih memberikan kemikmatan yang cukup hingga saat ini. Karena masih banyak orang yang tidak seberuntung kita. Dan ingtlah bahwa semua yang kita miliki akan kembali pada pemilik abadinya. Tidak hanya dengan ucapan syukur saja namun juga dengan menjaga perilaku kita dan juga hati kita agar selalu berbagi kebahagiaan bagi orang lain.

Sedikit kebaikan balasannya akan bekali-kali lipat, maka berlomba-lombalah dalam hal kebaikan.
Tak ada manusia yang terlahir sempurna, jangan kau sesali sgala yang telah terjadi. Syukuri apa yang ada hidup adalah anugrah . tetap jalani hidup ini melakukan yangTERBAIK.
(D’Masiv -- JANGAN Menyerah )

Wednesday, December 8, 2010

SUDAHKAN TELINGAMU KAU GUNAKAN DENGAN BAIK?


Ketika muncul pertanyaan,”Sudahkan Anda berkomunikasi dengan baik ?” Rata-rata orang akan menjawab, “Sudah”. Alasannya karena pesan yang mereka sampaikan telah sampai pada pendengar. Alasan lain yang muncul adalah karena ia telah pandai dalam berbicara baik pada orang tertentu atau dalam forum tertentu dalam jumlah pendengar yang banyak sekalipun. Namun tidak ada satupun yang menjawab sesuai yang saya harapkan. Memang pengertian komunikasi yang sesungguhnya adalah proses penyampaian informasi dari satu pihak ke pihak lain. Medianya antara lain berupa pengirim, penerima, pesan dan media yang digunakan untuk menyampaikan menyampaikan pesan yang ingin disampaikan. Dan komunikasi yang benar adalah ketika pesan yang disampaikan oleh pengirim dapat diterima dengan baik dan benar oleh si penerima pesan. Jika salah satu element komunikasi tidak benar maka komunikasi tidak akan berjalan dengan baik. Komunikasi juga dapat dalam berbagai bentuk. Ada yang langsung dan tidak langsung. Untuk yang langsung bisa dalam bentuk berbincang-bincang. Namun dalam berbincang-bincang yang terjadi dalam diri setiap manusia tidak hanya melulu berkutat pada persoalan berbicara yang baik dan benar namun tentang bagaimana kita dapat mendengar dengan baik.  Bukan saja berbicara aktif yang diandalkan namun juga mendengar aktif.
Yang diharapkan dari orang yang menyatakan mampu berkomunikasi dengan baik adalah mampu menyampaikan dengan baik dan juga mampu menjadi pendengar yang baik. Namun ada hal yang menjadi dasar permasalahan yang menyebabkan orang dibilang bukan merupakan pendengar yang baik, yaitu adalah karena ia kurang fokus.
Ada 4 tingkatan mendengar yang saya ketahui, yaitu :
  1. Mengabaikan
  2. Mendengar namun tidak memperhatikan
  3.  Mendengar secara selektif
  4. Mendengar dengan penuh perhatian
Mendengar yang baik atau mendengar aktif adalah mendengar dengan intensitas, empati, penerimaan, dan kesediaan untuk bertanggungjawab. Prinsip dari mendengar aktif adalah membentuk kode-kode pesan kemudian memecahkan kode-kode tersebut. Artinya pendengar aktif akan mencoba mendalami dan memahami tentang apa yang dibicarakan oleh lawan bicaranya kemudian dia akan berusaha menanggapinya agar yang diajak bicara merasa bahwa dirinya dihargai.
Ada beberapa hal yang menjadi hambatan dalam mendengar aktif. Baik dari segi fisik maupun mental. Dari segi mental diantaranya :
ü  Kecepatan berpikir orang yang berbeda-beda yang kadang membuat komunikasi antara dua orang atau lebih yang berbeda.
ü  Keterbatasan wawasan seseorang juga mempengaruhi. Bisa saja tentang apa yang dibicarakan oleh seseorang tidak bisa dipahami karena karena terbatasnya wawasan dari pendengarnya.
ü  Munculnya anggapan tidak penting dari pendengarnya tentang isi dari apa yang dibicarakan oleh pembicara.
ü  Ketidaksabaran
ü  Prasangka negatif yang mucul dari pikiran pendengar terhadap apa yang disampaikan oleh pembicara sehingga pesan yang sebenarnya ingin disampaikan tidak sampai pada pendengarnya.
ü  Kebiasaan buruk
Sedangkan dari segi fisik hambatannya dapat berupa :
µ        Gangguan kesehatan
µ        Keramaian
µ        Temperatur ( suhu )
µ        Jarak
µ        Tata letak
µ        Cahaya
Banyak manfaat yang dapat kita ambil dari mendengar aktif. Dengan mendengar aktif kita dapat dengan lebih mudah mengenal watak seseorang. Selain itu dapat membantu menyelesaikan masalah ketika kita membutuhkan sesuatu yang bisa menyelesaikan masalah yang kita alami. Juga dengan mendengar aktif kita dapat mendapatkan informasi yang belum pernah kita ketahui sebelumnya untuk memperluas wawasan kita.
Oleh karena itu, cobalah mulai saat ini mendengar apa yang dikatakan orang lain pada kita dengan baik. Memang banyak orang yang telah pandai berbicara, dan memang pandai berbicara itu memang penting untuk menunjang kesuksesan kita. Namun tidak sedikit orang yang gagal karena mereka tidak pandai mendengarkan orang lain.