WHAT TIME IS IT....?????

Wednesday, December 8, 2010

SUDAHKAN TELINGAMU KAU GUNAKAN DENGAN BAIK?


Ketika muncul pertanyaan,”Sudahkan Anda berkomunikasi dengan baik ?” Rata-rata orang akan menjawab, “Sudah”. Alasannya karena pesan yang mereka sampaikan telah sampai pada pendengar. Alasan lain yang muncul adalah karena ia telah pandai dalam berbicara baik pada orang tertentu atau dalam forum tertentu dalam jumlah pendengar yang banyak sekalipun. Namun tidak ada satupun yang menjawab sesuai yang saya harapkan. Memang pengertian komunikasi yang sesungguhnya adalah proses penyampaian informasi dari satu pihak ke pihak lain. Medianya antara lain berupa pengirim, penerima, pesan dan media yang digunakan untuk menyampaikan menyampaikan pesan yang ingin disampaikan. Dan komunikasi yang benar adalah ketika pesan yang disampaikan oleh pengirim dapat diterima dengan baik dan benar oleh si penerima pesan. Jika salah satu element komunikasi tidak benar maka komunikasi tidak akan berjalan dengan baik. Komunikasi juga dapat dalam berbagai bentuk. Ada yang langsung dan tidak langsung. Untuk yang langsung bisa dalam bentuk berbincang-bincang. Namun dalam berbincang-bincang yang terjadi dalam diri setiap manusia tidak hanya melulu berkutat pada persoalan berbicara yang baik dan benar namun tentang bagaimana kita dapat mendengar dengan baik.  Bukan saja berbicara aktif yang diandalkan namun juga mendengar aktif.
Yang diharapkan dari orang yang menyatakan mampu berkomunikasi dengan baik adalah mampu menyampaikan dengan baik dan juga mampu menjadi pendengar yang baik. Namun ada hal yang menjadi dasar permasalahan yang menyebabkan orang dibilang bukan merupakan pendengar yang baik, yaitu adalah karena ia kurang fokus.
Ada 4 tingkatan mendengar yang saya ketahui, yaitu :
  1. Mengabaikan
  2. Mendengar namun tidak memperhatikan
  3.  Mendengar secara selektif
  4. Mendengar dengan penuh perhatian
Mendengar yang baik atau mendengar aktif adalah mendengar dengan intensitas, empati, penerimaan, dan kesediaan untuk bertanggungjawab. Prinsip dari mendengar aktif adalah membentuk kode-kode pesan kemudian memecahkan kode-kode tersebut. Artinya pendengar aktif akan mencoba mendalami dan memahami tentang apa yang dibicarakan oleh lawan bicaranya kemudian dia akan berusaha menanggapinya agar yang diajak bicara merasa bahwa dirinya dihargai.
Ada beberapa hal yang menjadi hambatan dalam mendengar aktif. Baik dari segi fisik maupun mental. Dari segi mental diantaranya :
ü  Kecepatan berpikir orang yang berbeda-beda yang kadang membuat komunikasi antara dua orang atau lebih yang berbeda.
ü  Keterbatasan wawasan seseorang juga mempengaruhi. Bisa saja tentang apa yang dibicarakan oleh seseorang tidak bisa dipahami karena karena terbatasnya wawasan dari pendengarnya.
ü  Munculnya anggapan tidak penting dari pendengarnya tentang isi dari apa yang dibicarakan oleh pembicara.
ü  Ketidaksabaran
ü  Prasangka negatif yang mucul dari pikiran pendengar terhadap apa yang disampaikan oleh pembicara sehingga pesan yang sebenarnya ingin disampaikan tidak sampai pada pendengarnya.
ü  Kebiasaan buruk
Sedangkan dari segi fisik hambatannya dapat berupa :
µ        Gangguan kesehatan
µ        Keramaian
µ        Temperatur ( suhu )
µ        Jarak
µ        Tata letak
µ        Cahaya
Banyak manfaat yang dapat kita ambil dari mendengar aktif. Dengan mendengar aktif kita dapat dengan lebih mudah mengenal watak seseorang. Selain itu dapat membantu menyelesaikan masalah ketika kita membutuhkan sesuatu yang bisa menyelesaikan masalah yang kita alami. Juga dengan mendengar aktif kita dapat mendapatkan informasi yang belum pernah kita ketahui sebelumnya untuk memperluas wawasan kita.
Oleh karena itu, cobalah mulai saat ini mendengar apa yang dikatakan orang lain pada kita dengan baik. Memang banyak orang yang telah pandai berbicara, dan memang pandai berbicara itu memang penting untuk menunjang kesuksesan kita. Namun tidak sedikit orang yang gagal karena mereka tidak pandai mendengarkan orang lain.

Udah Baca Blonnn???

Judul : Maryamah Karpov
Karya : Andrea Hirata
Penerbit : Klub Sastra BENTANG, Yogyakarta
Tahun Terbit : 2008
Jumlah Halaman : 503 halaman




http://www.google.co.id/images?q=maryamah+Karpov


Keberanian dan keteguhan hati telah Membawa ikal pada banyak tempat dan peristiwa. ” Jika dulu aku tak menegakkan sumpah untuk sekolah setinggi-tingginya demi martabat ayahku, aku dapat melihat diriku dengan terang sore ini : sedang berdiri dengan tubuh hitam kumal, yang kelihatan hanya mataku, memegang sekop menghadapi gunungan timah, mengumpulkan napas, menghela tenaga, mencedoki dari pukul delapan pagi sampai magrib, menggantikan tugas ayahku, yang dulu menggantikan tugas ayahnya. Aku menolak itu! Aku menolak perlakuan buruk nasib kepada ayahku dan kepada kaumku. Kini tuhan telah memeluk mimpiku. Atas nama harkat kaumku, martabat ayahku, kurasakan dalam aliran darahku saat nasib membuktikan sifatnya yang hakiki bahwa ia kan memihak pada para pemberani.” Berawal dari inilah ikal bisa menjadi seperti saat ini. Sekolah di Universitas Sorbonne dan berhasil meraih ijasahnya dan dipersembahkannya pada ayah tercinta saat kembali ke belitoeng. Namun satu yang belum juga mampu ia raih. Sudut-sudut dunia telah dikunjunginya demi menemukannya, A Ling. Apapun Ikal lakukan demi perempuan itu. Keberaniannya ditantang ketika tanda-tanda keberadaan A Ling tampak. Dia tetap mencari, meski tanda-tanda itu masih samar. Dapatkah keduanya bertemu kembali ?


Novel ini menceritakan semua hal tentang laskar pelangi, A Ling, Arai, Lintang, dan beberapa tokoh dalam cerita sebelumnya. Maryamah Karpov adalah karya pamungakas Andrea Hirata yang ia persembahkan untuk dunia sastra Indonesia setelah karya-karya dasyatnya sebelumnya. Karya ini digarap secara sastra dengan pendekatan budaya yang mampu memberikan pelajaran pada pembacanya baik dalam dunia pendidikan, dunia sastra, dan kebudayaan Indonesia.


Tetap dengan sihir kata-kata yang dibuat dengan sangat indah dan mudah dicerna, anda akan dibawa Andrea pada kisah menakjubkan dan mengaharukan. Namun, ada beberapa ilustrasi yang terlalu khayal dan terlalu berlebihan yang digunakan Andrea sehingga terkesan sedikit tidak nyata. Secara keseluruhan, novel ini memberikan banyak pelajaran bagi pembacanya tentang bagaimana mengarungi hidup dengan baik dan pelajaran lainnya yang mampu membawa diri ini menjadi lebih baik. Melalui tetralogi Laskar Pelangi ini kita akan merasakan betapa setiap kalimat yang diciptakan memiliki kekuatan sendiri. Oleh karena itu, novel ini beserta Laskar Pelangi dan tertalogi lainya merupakan koleksi yang amat berharga untuk dimiliki, terutama bagi para penerus bangsa Indonesia agar suatu saat nanti mampu membawa negara Ini menjadi lebih baik.

MENULIS?? SIAPA TAKUT

Semua orang pada dasarnya bisa menulis. Namun banyak orang yang tidak menyadarinya. Ada tiga hal yang menunjang untuk menulis, yaitu mendengar, melihat, membaca. Menulis sebenarnya bukan hal yang sulit. Namun kadang orang enggan untuk memulainya. Atau mungkin ketika seseorang telah menulis sesuatu, ia tidak mau untuk mempublikasikannya karena takut tulisannya tidak disukai orang atau mungkin diacuhkan orang.


Salah satu sifat yang harus dimiliki seorang penulis atau siapapun yang membuat tulisan, ia harus memiliki mental baja. Harus siap diberi komentar, kritik, dan saran apapun tentang tulisannya. Dan juga siap terhadap kondisi apapun, seperti diacuhkan atau ditolak. Ini yang nantinya dijadikan acuan oleh penulis untuk memperbaiki karyanya agar kedepannya lebih disukai oleh pembacanya.
Ada beberapa hal yang dapat menunjang pengembangan keterampilan menulis seseorang. Pertama, awali dengan membuat sesuatu tulisan yang sederhana dan mudah dipahami. Jangan takut untuk memulai. Penulis harus punya mental baja. Kedua, hindarai menulis dengan seluruhnya menggunakan huruf kapital. Ini akan menjadikan orang enggan membacanya, tidak enak dipandang. Ketiga, satu paragraf baiknya terdiri dari satu sampai tiga kalimat. Dan dalam satu kalimat maksimal terdiri dari 15 kata. Jika lebih bisa membuat pembaca bosan dan malas membacanya, karena panjangnya paragraf.
Mengenai isinya, gunakan istilah-istilah yang membumi, sederhana, yang mudah dimengerti dan dipahami seluruh lapisan masyarakat. Istilah juga tersebut harus populer, reliable, dan rasional. Hindari menggunakan jargon, singkatan, dan akronim. Janganlah menggunakan istilah untuk menutupi kekurangan. Seperti obligasi rekap yang arti sebenarnya adalah pemerintah hutang triliunana rupiah pada rakyat. Dalam kalimatnya sebaiknya gunakanlah rumus sederhana SPOK. Dalam pembuatan kalimat pakailah model penulisannya atau struktur tulisannya seperti problem – solusi atau sebab – akibat.


Untuk tulisan yang baik, tulisan tersebut lebih berorientasi terhadap pembaca. Artinya penulis harus memiliki sifat empati , maksudnya tahu betul siapa pembaca tulisan kita. Pahamilah bahwa pembaca sangat beragam. Jadi kita sebaiknya memikirkan bagaimana pembaca yang beragam tersebut berminat untuk membacatulisan yang kita buat.


Menulis, bagi yang berbakat jika tidak dilatih maka bakatnya tersebut tidak akan berkembang. Bagi yang kurang berbakat, jika ia mampu dengan tekun mempelajarinya dan pantang menyerah dengan terus mencoba menguji tulisannya dan memperbaiki setiap kekurangan maka ia dapat menjadi penulis yang handal. Pada dasarnya semua orang berbakat, namun keadaan mereka bebeda-beda, tergantung pada bagaimana kita melihatnya. Jadi, semua orang dapat menulis dengan terus berlatih.
Cara sederhana untuk melatih menulis dengan membuat jurnal sehari-hari minimal satu paragraf. Dengan begitu kita akan terbiasa menulis. Kualitas suatu tulisan akan muncul ketika anda mecoba untuk menuliskannya. Seperti kata dosen saya, untuk menjadi penulis yang baik membutuhkan 3 hal penting yaitu mencoba, mencoba, dan mencoba. Setelah itu, cobalah dengan obyektif mengkritik tulisan sendiri. Cari apa yang mungkin kurang dari tulisan yang kita perbuat. Kemudian perbaiki dengan meniru cara / gaya menulis orang lain. Meniru gaya menulis penulis lain yanng sudah tekemuka tidaklah dilarang, namun poleslah sedikit agar tidak terkesan copy paste. Itu akan membantu kita memperbaiki yang salah dan nantinya akan menginspirasi kita untuk membuat suatu ciri khas dari tulisan kita sendiri.
Syarat sebuah tulisan yang baik adalah tulisan tersebut harus detil, rinci, dan releval, tetap menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Selain itu, hindari hal-hal yang tidak masuk akal dan hindari penggunaan angka-angka yang rumit. Agar lebih memperjelas makna dari tulisan tersebut tambahkan analogi sederhana mengenai apa yang dibicarakan dalam tulisan tersebut.
Jadi, sebuah tulisan yang baik adalah tulisan yang nyaman dan mudah dipahami oleh pembaca. Untuk menjadikan tulisan kita menjadi tulisan yang populer, maka tulisan tersebut berorientasi pada pasar.


Sebagian besar orang lebih suka menulis dalam bentuk opini. Sedikit tips untuk menulis opini:
1. Buatlah kerangka tulisan untuk membatasi ruang lingkup pembahasan agar tidak melebar keluar jalan.
2. Buatlah judul yang mampu mempengaruhi pembacanya dan menarik pembaca untuk mau membaca opini yang kita buat.
3. Masukkan data sederhana sebagai pendukung
4. Masukkan kutipan singkat dari tokoh lain yang menulis hal yang serupa di media sebelumnya.
5. Berikan data yang sedikit menjual.
6. Kenali gaya tata tulis media yang akan kita tuju untuk mencantumkan opini yang kita buat.


Jangan takut untuk menulis. Menulis akan terasa mudah jika kamu telah membiasakannya. Mulailah menulis dari sekarang. Dan buktikanlah bahwa tulisanmu nantinya akan dapat menggemparkan dunia. Terima kasih.